Logo Kabupaten Solok
KABUPATEN SOLOK SUMATERA BARAT
Logo Nagari Talang

NAGARI TALANG

Sanitasi dan Perburuan Hama Tikus di Nagari Talang

27 January 2026 Admin Nagari 180 dilihat Kegiatan Nagari
Sanitasi dan Perburuan Hama Tikus di Nagari Talang

Ilustrasi kegiatan di Nagari Talang

Pada tanggal 27 Januari 2026, telah dilaksanakan kegiatan sanitasi dan perburuan hama tikus secara terpadu di Jorong Tabek Pala, Nagari Talang, Kabupaten Solok. Acara ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah dan stakeholder pertanian setempat untuk mengatasi ancaman gagal panen akibat serangan hama tikus. Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh berbagai pihak terkait, menunjukkan komitmen kolektif dalam menjaga ketahanan pangan. Hadir dalam kesempatan tersebut perangkat nagari, perwakilan pemerintahan Kabupaten Solok, Dinas Pertanian, anggota dewan, penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), kelompok tani setempat, serta turut diwarnai partisipasi aktif dari mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas.

Teknik perburuan hama tikus yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode penyemprotan belerang (sulfur) menggunakan teknologi Full Cartridge. Dalam metode ini, belerang yang dikemas dalam cartridge ditembakkan secara langsung ke dalam lobang atau liang aktif tikus yang terdapat di areal persawahan. Setelah ditembakkan, belerang akan bereaksi dan menghasilkan gas beracun (seperti sulfur dioksida) di dalam jaringan liang tikus. Gas ini efektif untuk membunuh hama tikus yang bersembunyi di dalam lubang, termasuk anak dan telurnya, sehingga dapat memutus siklus hidup populasi hama. Keunggulan utama metode ini adalah sifatnya yang selektif dan ramah lingkungan terhadap tanaman. Racun dari belerang tersebut secara spesifik menargetkan hama di dalam liang tanpa meninggalkan residu berbahaya pada tanaman padi di permukaan. Dengan demikian, metode ini aman digunakan tanpa menimbulkan efek negatif terhadap pertumbuhan dan kualitas hasil panen padi.

Dalam sambutannya, Bapak Deslirizaldi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, memberikan penjelasan mendetail mengenai latar belakang dan urgensi kegiatan ini. Beliau melaporkan bahwa serangan hama tikus telah menjadi ancaman serius bagi produktivitas pertanian di wilayah tersebut, dengan luasan lahan terdampak di Nagari Talang mencapai sekitar 100 hektar. Luasan yang signifikan ini mengancam stabilitas produksi beras lokal jika tidak segera ditangani secara sistematis. Oleh karena itu, perburuan hama tikus ini tidak dilaksanakan secara serentak sekali waktu, melainkan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan di seluruh area Nagari Talang. Pendekatan bertahap ini dirancang untuk memastikan pemutusan mata rantai populasi tikus secara lebih tuntas dan menyeluruh, serta memungkinkan pemantauan dan evaluasi yang lebih cermat.

Tujuan jangka panjang dari program bertahap ini adalah untuk mengeliminasi potensi gagal panen yang sempat terjadi pada musim tanam sebelumnya. Diharapkan, dengan intervensi yang tepat waktu, terukur, dan melibatkan partisipasi masyarakat ini, produktivitas lahan dapat kembali pulih dan para petani di Nagari Talang dapat meraih hasil panen yang optimal dan berkelanjutan. Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Andalas juga menambah dimensi pengabdian masyarakat, di mana mereka tidak hanya turut serta dalam aksi nyata tetapi juga mendapatkan pembelajaran langsung tentang problematika dan solusi di bidang pertanian lapangan. Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari semua pihak, khususnya dari kelompok tani yang merasakan langsung dampak kerugian akibat hama. Sinergi antara pemerintah, tenaga ahli pertanian, akademisi, dan petani ini diharapkan dapat menjadi model penanganan hama terpadu yang efektif dan dapat direplikasi di daerah lain yang menghadapi tantangan serupa.

Dokumentasi Kegiatan

Dokumentasi kegiatan 1
Dokumentasi kegiatan 2
Dokumentasi kegiatan 3

Klik foto untuk melihat ukuran penuh